Pelatih Manchester United Membuat Pernyataan Mengejutkan Publik

Pelatih Manchester United memberikan sebuah pengakuan yang membuat publik syok terhadap masa depan Manchester United. Melalui wawancara resmi langsung dengan sang manajer Ole Gunnar Solskjaer, ia mengakui bahwa sampai saat ini dirinya masih belum menemukan komposisi yang pas untuk posisi pemain di team yang telah di latihnya selama 9 bulan ini.

Sebuah pengakuan yang luar biasa mengejutkan publik, bagaimana sang pelatih profesional tidak dapat menentukan posisi para pemain dan menyusunnya dengan pas? Setelah memberikan pengakuan tersebut, Ole Gunnar Solskjaer kemudian menjelaskan permasalahan yang di hadapi olehnya dan mengapa hal tersebut terjadi.

Ole Gunnar Solskjaer mengatakan saat ini sangat banyak pemain bagus di Manchester United, dan pada saat seorang pelatih mendapatkan pemain bagus maka ia harus mencoba banyak komposisi untuk membentuk sebuah team yang kuat. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk mendapatkan komposisi tersebut.

Pada saat pekan pertama Ole Gunnar Solskjaer berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor telak 4-0, dan pada saat pekan kedua ia kembali mengunakan posisi pemain yang sama seperti pekan pertama tetapi pada saat itu mereka hanya bisa bermain imbang dengan Wolves. Pengujian kembali di lakukan oleh Ole Gunnar Solskjaer di pekan ketiga, tetapi hasilnya malah lebih buruk dan mereka kalah dari Crystal Palace 1-2 pada Sabtu kemarin (24/08/2019).

Ole Gunnar Solskjaer kembali menegaskan bahwa untuk melakukan komposisi yang pas itu bukanlah suatu hal yang mudah, dan setiap komposisi yang ada belum tentu bisa di pergunakan untuk setiap pertandingan. Hal tersebut di karenakan setiap lawan memiliki ciri yang berbeda dan disanalah pelatih harus melakukan Improvisasi di tengah pertandingan berlangsung.

Solskjaer mengakui kekalahan dari Crystal Palace akan membuat para pemainnya lebih bersemangat, Manchester United berhasil menyelesaikan laga pramusim dengan sangat baik, dan saat inilah mereka harus membuktikan diri mereka di laga Premier league 2019-2020 ini.

Berdasarkan foting dari Instagram, Manchester United berhasil menempati posisi pertama sebagai tim yang akan di unggulkan menjuarai Premier League 2019-2020. Banyak harapan yang tertuju terhadap mereka dan untuk itulah mereka harus bekerja lebih giat kembali untuk bisa mewujudkan impian tersebut.

Performa Lukaku Di Hujat, Solskjaer Pasang Badan

Taruhangoal.com – Manchester United baru saja mendapatkan hasil buruk setelah dikalahkan oleh Barcelona dengan skor 1-0 pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions 2018/19, Kamis (11/04/2019) dinihari wib kemarin. Kekalahan tersebut ternyata membuat salah satu pemain United, Romelu Lukaku kembali mendapat hujatan terkait performanya di lapangan.

Pada laga tersebut, Manchester United yang tampil sebagai tuan rumah memang memasang Lukaku sebagai ujung tombak. Meski demikian, Barcelona yang datang sebagai tamu mampu melancarkan sejumlah serangan berbahaya di daerah pertahanan United. Satu-satunya gol Barcelona sejatinya merupakan gol bunuh diri Luke Shaw pada menit ke-12, Namun performa Lukaku dilaga tersebut yang paling dikritik.

Para pengamat menilai jika Lukaku yang dipercaya sebagai ujung tombak tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menaklukan pertahanan Barcelona sehingga timnya harus menelan kekalahan. Ketidakmampuan Lukaku dalam mengobrak-abrik pertahanan Barcelona lantas membuatnya ditarik keluar dan digantikan oleh Anthony Martial yang terlihat lebih mampu memberikan tekanan.

Melihat hal tersebut, pelatih Manchester united, Ole Gunnar Solskjaer memberikan pendapat berbeda dengan apa yang dikatakan oleh para pengamat soal performa Lukaku dilapangan. Menurut Solskjaer, Lukaku sudah bermain dengan baik sepanjang pertandingan,”Saya melihat Lukaku sudah tampil dengan baik sepanjang pertandingan dan dia memberikan banyak sekali ancaman fisik terhadap para pemain Barcelona untuk mencari celah bagi kami.”kata Solskjaer.

Lebih lanjut Solskjaer menilai kekalahan ini disebabkan oleh timnya yang sejak awal telah melakukan kesalahan karena bermain dengan ceroboh hingga tak mampu mencetak gol,”Saya pikir kegagalan kami meraih kemenangan saat menghadapi Barcelona bukanlah kesalahan seorang pemain. Ini murni kesalahan kami karena kami bermain dengan ceroboh sejak awal pertandingan sehingga kami tidak mampu mencetak gol dan malah kecolongan.”lanjutnya.

Pogba Akui Sangat Menikmati Strategi Bermain Agresif Ala Solskjer

Taruhangoal.com – Sejak ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer, gaya permainan Manchester United memang terlihat lebih agresif dan mampu memacu para pemain untuk tampil lebih baik. Strategi bermain agresif ala Solskjaer tersebut ternyata dinikmati oleh para pemainnya salah satunya adalah Paul Pogba.

Berbeda dengan strategi era Jose Mourinho, strategi bermain agresif era Solskjaer memang terlihat mendorong Pogba sedikit ke depan dimana sang pelatih diketahui sengaja melakukan hal tersebut karena ingin bintang asal Prancis tersebut bisa terlihat lebih banyak pada setiap serangan yang dilakukan oleh Man United demi menciptakan peluang mencetak gol.

Strategi yang diterapkan oleh Solskjaer untuk Man United racikannya terbukti ampuh, Pogba yang di dorong lebih kedepan mampu mencetak sembilan gol dan tujuh assist dibawah kepelatihannya. Catatan tersebut tentu sangat jauh lebih baik jika dibandingkan dengan performa Pogba ketika Jose Mourinho masih menjadi pelatih Setan Merah.

Disisi lain, Pogba sendiri mengaku dirinya lebih menikmati setiap pertandingan yang dijalani sejak Solskjaer mendorongnya untuk bermain lebih depan untuk membantu rekan setimnya dalam melancarkan serangan demi mencetak gol,”Saya merasa sangat senang dengan posisi bermain saat ini karena ini jauh berbeda dari sebelumnya. Memenangkan permainan tentu saja tergantung kerja sama tim, akan tetapi posisi saya saat ini membuat saya harus berkontribusi lebih besar kepada rekan setim untuk mencetak gol.”kata Pogba.

Ini Alasan Ibra Tidak Tertarik Dengan Karir Kepelatihan

Taruhangoal.com – Nama Zlatan Ibrahimovic tentu dikenal sebagai salah satu striker top yang fenomenal dimana dengan postur tubuh yang sangat tinggi, Ibra mampu menjadi striker mematikan dan menakutkan bagi para pemain bertahan tim lawan. Namun dengan usianya yang sudah menginjak 37 tahun, Karir Ibra tentu semakin dekat dengan masa pensiun pemain pada umumnya.

Mengenai hal tersebut, Mantan striker Manchester United lantas memberikan pernyataan apakah yang akan dilakukannya pasca pensiun sebagai pemain sepakbola profesional. Sebagian besar pemain tentu memilih melanjutkan karir sebagai pelatih sepakbola, namun tidak demikian dengan Ibra yang mengatakan dirinya tidak begitu tertarik dengan karir sebagai seorang pelatih sepakbola.

Beberapa pemain ternama yang sudah memantapkan pilihan menjejaki karir di bidang kepelatihan seperti Thierry Henry, Roy Keane, Filippo Inzaghi dan Diego Maradona sempat mencuri perhatian. Namun karir para pemain bintang tersebut di bidang kepelatihan ternyata meraih kegagalan besar dimana mereka tidak mampu membawa tim yang ditangani untuk tampil baik apalagi untuk menjuarai kompetisi.

Berdasarkan hal tersebut, Ibra lantas memilih untuk tidak langsung mengilhami jika ada tawaran kepada dirinya untuk menjadi pelatih klub suatu saat nanti. Mantan kapten sekaligus striker timnas Swedia tersebut paham betul perbedaan tanggung jawab yang diemban oleh seorang pemain dengan seorang pelatih yang dinilainya memiliki tekanan lebih besar.

“Sebagai pemain, kami memiliki tekanan yang besar jika tidak bermain dengan baik, tapi seorang pelatih juga mendapatkan tekanan yang sangat besar ketika tim yang ditanganinya tidak mampu memberikan hasil yang baik. Pelatih harus mampu memahami pertandingan didalam lapangan dan bekerja diluar lapangan yang tentu tidak mudah untuk bisa dijalani semua orang.”kata Ibra.

Sumingrahnya Solskjaer Melihat Man United Lolos Ke Perempat Final Liga Champions

Taruhangoal.com – Performa Manchester United semakin hari semakin menjanjikan dibawah asuhan pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer. Terbaru, Setan Merah berhasil melanjutkan perjalanan mereka ke babak perempat final Liga Champions 2018/19 setelah mengalahkan wakil Prancis, Paris Saint-Germain pada babak 16 besar, Kamis (07/03/2019) dinihari wib tadi.

Manchester United sebenarnya tidak diunggulkan pada pertandingan tersebut mengingat klub raksasa asal Inggris tersebut sebelumnya telah menelan kekalahan 0-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19 menghadapi Paris Saint-Germain di Old Trafford. Selain kalah agregat, Solskjaer bersama United menyambangi Parc des Princes tanpa sejumlah pemain pilarnya seperti Paul Pogba, Jesse Lingard, Anthony Martial dan beberapa pemain kunci lainnya.

Meski demikian, hal tersebut ternyata tak membuat skuad Setan Merah berkecil hati dan terbukti Romelu Lukaku dkk berhasil memberi kejutan dengan mengalahkan PSG dengan skor 1-3. Masing-masing gol Man United dicetak oleh 2 gol Romelu Lukaku (menit ke-2, menit ke-30) dan 1 gol Marcus Rashford (menit ke-90+4), Sedangkan gol semata wayang Paris Saint-Germain dicetak oleh Juan Bernat (menit ke-12).

Meskipun hasil tersebut membuat kedua tim memiliki agregat yang sama yakni 3-3, namun Man United berhak menjadi tim yang lolos ke babak perempat final karena unggul jumlah gol tandang. Solskjaer lantas tak bisa menutupi kebahagiaannya karena mampu membawa Man United melaju ke babak perempat final. Bahkan sang pelatih mengungkapkan keberhasilan ini membuat Sir Alex Ferguson merasa bangga.”Sir Alex Ferguson merasa sangat bangga kepada para pemain yang telah berhasil membawa tim lolos kebabak selanjutnya.”kata Solskjaer.

Manchester United Mendekati Posisi Ke-4 Di Premier League

Manchester United kembali membuktikan diri mereka dengan cara bisa mendapatkan tiga poin kembali saat mereka berhadapan dengan Crystal Palace. Pada saat bertamu ke kandang Crystal Palace di laga lanjutan pekan ke-28 Premier League 2018/19, mereka berhasil membobol gawang dari Crystal Palace sebanyak 3 kali. Anak asuhan dari Ole Gunnar Solskjaer dengan sukses menang dalam pertandingan tersebut.

Dalam laga tersebut Romelu Lukaku kembalikan membuktikan bahwa dirinya pantas untuk tetap menyandang posisi sebagai Striker di Manchester United. Romelu Lukaku berhasil mencetak 2 buah gol untuk kemenangan Manchester United, sedangkan gol lainnya di cetak oleh Ashley Young. Sementara itu dalam pertandingan tersebut Crystal palace juga berhasil mencetak gol lewat Joel Ward.

Dengan kemenangan ini Manchester berhasil tetap mempertahankan posisi ke-5 di klasemen sementara Premier League dengan total 55 poin dan hanya terpaut 1 poin saja dari posisi ke-4 klasemen sementara Arsenal.

Di dalam pertandingan melawan Crystal Palace, Manchester United berhasil melakukan penekanan besar di baris penyerangan mereka. Ole Gunnar Solskjaer menurunkan 3 pemain penyerang dalam pertandingan tersebut dan ketiganya adalah Paul Pogba, Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku. Dengan strategi yang biasa mereka pakai Manchester terus menerus menekan pertahanan dari Crystal palace.

Dengan kemenangan atas Crystal Palace maka jalan untuk bisa menempati posisi ke-4 klasemen di Premier League pada musim ini akan terbuka sangat lebar dikarenakan saat ini mereka hanya tertinggal 1 poin dari posisi ke-4 klasemen sementara.

Tampil Superior, Ashley Young:De Gea Kiper Terbaik Didunia

Taruhangoal.com – Performa Manchester United besutan Ole Gunnar Solskjaer sejauh ini terus menunjukkan peningkatan. Terbaru Man United berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor tipis 1-0, Sabtu (13/01/2019) malam wib kemarin. Selain berhasil meriah kemenangan, para pemain Setan Merah juga terlihat mampu menunjukkan permainan terbaik mereka.

Kesuksesan skuad Man United dalam meraih kemenangan dilaga menghadapi Tottenham Hotspur tentu tidak luput dari pertahanan Setan Merah yang sangat kokoh. Bahkan salah satu bek United, Ashley Young melontarkan pujian tinggi kepada David de Gea yang tampil dengan sangat superior dilaga tersebut. Kiper Spanyol berusia 28 tahun tersebut tercatat berhasil melakukan 11 penyelamatan kala membawa United menang atas Spurs.

Meski gol kemenangan dicetak oleh Marcus Rasford, Ashley Young menyebutkan De Gea juga merupakan pahlawan kemenangan bagi United karena penampilan superior sang kiper dalam menyelamatkan gawangnya dari gempuran para pemain Tottenham,”Kami senang bisa meraih kemenangan berkat gol Marcus (Rasford), akan tetapi De Gea juga merupakan pahlawanan kemenangan kami karena dia berhasil melakukan penyelamatan krusial sehingga kami tidak kecolongan oleh Tottenham.”kata Young.

Sebagai catatan, skuad Manchester United berhasil mencatatkan 5 kemenangan dari 5 pertandingan terakhir di Premier League dengan diantaranya Cardiff (5-1), Huddersfield (3-1), Bournemouth (4-1, Newcastle (2-0) dan terbaru Tottenham Hotspur (1-0). Hasil ini membuat Manchester United kian berpeluang besar memotong Arsenal yang menempati peringkat ke-5 klasemen sementara.

Solskjaer Akui Tidak Ikut Campur Soal Transfer Pemain

Taruhangoal.com – Performa skuad Manchester United dibawah asuhan pelatih sementara, Ole Gunnar Solskjaer berhasil terus menunjukkan peningkatan. Bahkan pada kompetisi Premier League 2018/19, Paul Pogba dkk belum terkalahkan di empat pertandingan terakhir dan terbaru Setan Merah berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Reading di ajang FA Cup 2018/19.

Dengan bursa transfer musim dingin yang akan segera dibuka, tentu para pelatih sudah memiliki pemain incaran mereka untuk memperkuat skuad yang mereka tangani. Meski demikian, Solskjaer mengakui dirinya tidak ikut campur soal transfer pemain dan menyerahkan semua keputusan kepada manajemen klub terkait hal tersebut.

Solksjaer menilai hal terpenting yang harus dilakukannya saat ini adalah mengembangkan potensi para pemain Man United yang tentunya akan berimbas kepada performa mereka di sisa kompetisi musim 2018/19 ini. Untuk itu pria Norwegia berusia 45 tahun tersebut memilih untuk menyerahkan semua urusan transfer pemain kepada manajemen klub yang tentunya sudah memiliki rencana terbaik untuk skuad United saat ini.

“Saat ini tugas saya adalah membantu mengembangkan semua potensi yang ada terutama performa para pemain yang tentunya akan berimbas kepada performa tim dalam menjalani setiap pertandingan. Saya menyerahkan hal itu (transfer pemain) kepada manajemen klub karena mereka tentu sudah meiliki rencana sejak musim panas tahun lalu dan saya yakin mereka akan melakukan yang terbaik untuk klub.”kata Solskjaer.

Sikap Solskjaer tersebut tentu sangat berbanding 180 derajat dengan sikap pelatih Manchester United sebelumnya, Jose Mourinho yang bahkan sempat dikabarkan memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan manajemen klub lantaran tak mendatangkan pemain yang diinginkannya.

Solskjaer Minta Anak Asuhnya Intropeksi Diri

Manajer baru Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan arahan kepada semua anak asuhnya untuk melakukan Intropeksi diri dan terus membina diri mereka agar dapat meningkatkan performa dari diri sendiri dan bisa mendukung tim dengan baik. Hal tersebut di lakukan oleh Ole Gunnar Solskjaer karena ia takut para anak asuhnya menjadi sombong dan lupa daratan di karenakan kemenangan beruntun mereka.

Sebelumnya Manchester United berhasil meraih 2x kali kemenangan beruntun, Manchester United berhasil menundukkan Cardiff City dengan score telak 5-1 pada pekan ke-18, dan mereka juga berhasil mengalahkan Huddersfield dengan score 3-1 pada pekan ke-19 Premier League 2018-2019. Hasil tersebut semakin membuat Manchester United untuk mengejar ketertinggalan mereka dari club lainnya.

Setelah menang 2 kali berturut para anak asuh dari Solskjaer menerima banyak pujian, terlalu banyak pujian bukanlah hal yang salah, tetapi jangan sampai pujian tersebut membuat seseorang berhenti berkembang. Hal tersebutlah yang di takutkan oleh Ole Gunnar Solskjaer, banyak pemain baik yang sebelumnya bersinar dan tiba-tiba redup di karenakan tidak dapat berkembang setelah menerima banyak pujian, maka dari itu Ole Gunnar Solskjaer memberikan arahan kepada para anak asuhnya untuk melakukan Intropeksi diri guna tidak terjadi hal demikian terhadap para anak asuhnya.

Pada pertandingan pekan ke-20 Premier League 2018-2019, Manchester United akan bertemu dengan Bournemouth, apakah Setan Merah dapat tetap mempertahankan kemenangan beruntunnya atau tidak? itu semua akan terjawab pada Senin (31/12/2018)  di Stadion Old Trafford.

Hasil Pertandingan Manchester United Vs Huddersfield Town : Pogba Membuktikan Dirinya

Pelatih baru Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kembali memenuhi janjinya untuk membuat setan merah meraih kemenangan beruntun, perolehan hasil positive mengantarkan Manchester United mendekati posisi ke-5 klasemen. Dalam laga terakhir Manchester United berhasil unggul 3-1 dari Huddersfield Town yang di selenggarakan di Stadion Old Trafford, Rabu (26/12/2018). Dalam pertandingan tersebut Paul Pogba membuktikan dirinya kembali dengan mencetak 2 gol untuk Manchester United.

Dalam pertandingan tersebut Manchester United lebih dahulu unggul di menit ke-28 lewat tendangan dari Nemanja Matic. Manchester United mencatat penguasaan bola sebesar 74% dalam pertandingan tersebut, sesuai dengan anjuran dari startegi Ole Gunnar Solskjaer, para pemain Manchester United bermain menyerang terus menerus dan membuat lawan hanya dapat bertahan saja. Pada babak pertama hanya tercipta 1 gol saja.

Memasuki babak kedua Huddersfield Town mulai membangun penyerangan di menit awal permainan, tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama di karenakan para pemain Manchester United lebih agresive sehingga mereka di wajibkan untuk bertahan kembali agar tidak kebobolan.

Pada menit ke-64 Paul pogba akhirnya berhasil mencetak gol lewat assist dari Ander Herrera, Tendangan keras dari Paul Pogba tidak dapat di tahan oleh Jonas Lossl dan akhirnya 2-0 untuk Manchester United. Tidak berlangsung lama di bawah asuhan dari Solskjaer, Pogba semakin tajam dan berhasil mencetak gol kembali di menit ke-78 hal tersebut memuat Manchester United unggul 3 gol dari Huddersfield Town.

Mendekati akhir babak kedua, di menit ke-88 Mathias Jargensen yang memanfaatkan tendangan pojok berhasil membobol gawang dari david de gea dan akhirnya permainan di tutup dengan score 3-1 untuk kemenangan dari Manchester United.

 

Manchester United Menargetkan Finish di Posisi ke-4

Manchester United yang melakukan pemecatan terhadap Jose Mourinho dan menyewa Ole Gunnar Solskjaer untuk mengantikan posisi Mourinho. Posisi dari Ole Gunnar Solskjaer adalah posisi yang sulit dikarenakan saat ini Manchester United memberikan target kepada caretaker tersebut bahwasannya Manchester United harus bisa finish di posisi ke-4 Premier League 2018-2019.

Mengawali awal musim dengan sangat buruk membuat Manchester United susah untuk mendaki ke posisi atas Premier League 2018-2019, pada pertengahan laga Manchester United sempat bangkit dalam beberapa pertandingan tetapi hal tersebut tidak bertahan lama di karenakan terdapat ketidak harmonisan antara pemain dengan pelatih yang membuat setan merah harus kembali mendapatkan hasil buruk.

Untuk bisa finish dengan posisi ke-4 merupakan hal yang sangatlah sulit bagi Manchester United, di karenakan saat ini mereka tertinggal jauh dari Arsenal dan Chelsea yang menduduki posisi ke-4 dan ke-5 di klasemen sementara Premier League. Untuk mencapai apa yang di inginkan dari para petinggi Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer harus bisa mendapatkan kemenangan beruntung dalam 5 atau 6 match berikutnya.

Tentunya Ole Gunnar Solskjaer akan di permudah oleh Bursa Transfer Musim depan yang akan segera terbuka beberapa minggu lagi, Solskjaer sendiri juga sudah menyiapkan beberapa pemain yang sangat di inginkannya untuk bisa memperkuat skuad dari Setan Merah.

Tetapi saat ini fokus dari Solskjaer adalah bagaimana memaksimalnya para pemain yang ada supaya dapat menciptakan kemenangan kembali seperti saat mereka melawan Cardiff City. Seorang Solskjaer harus bisa memanfaatkan pemain penyerang yang ada untuk bisa mencetak gol dan bertahan dari serangan lawannya. Selanjutnya Manchester City akan menjamu Huddersfield dan tentunya akan menjadi pertanyaan apakah Setan Merah dapat tetap meraih hasil positive kembali atau tidak.