Ronaldo tidak akan hengkang dari Juve

Cristiano Ronaldo dikatakan tak akan hengkang dari juventus lebih cepat dari sebelum kontraknya habis.

Cristiano Ronaldo sendiri direkrut Juventus di musim panas yang lalu. Juventus membutuhkan dana yang cukup besar untuk mendatangkan dia dari Los Blancos dan harus membayar gajinya tersebut.

Kedatangan Cristiano Ronaldo yang membuat Juventus lebih percaya diri untuk bisa memenangkan banyak kompetisi. Dikarenakan mereka yang bisa semakin dominan pada Serie A dan memiliki peluang yang lebih besar untuk memenangkan Liga Champions.

Namun mimpi untuk menjadi terbaik di Eropa pun gagal. Dikarenakan mereka yang telah kalah pada babak perempat final pertandingan melawan Ajax Amsterdam.

Kekalahan tersebut membuat Cristiano Ronaldo tidak merasa bahagia. Dia pun dikatakan mulai kembali memikir ulang untuk tetap bersama Juventus sebelum masa kontraknya habis.

Pada saat ini Cristiano Ronaldo yang masa kontraknya sampai dengan tahun 2022 yang akan datang. Namun dia diinformasikan akan bersiap untuk meninggalkan turin di tahun 2020.

Dia akan hengkang pada musim depan Juventus jika timnya tidak bisa mendapatkan juara Eropa.

Akan tetapi ada kabar baru bahwa Cristiano Ronaldo tidak akan meninggalkan Turin. Informasi tersebut didapatkan dari Jurnalis yang bernama Edu Aguirre.

Dari sisi yang lain, Juventus dikatakan akan memperbaiki skuatnya di musim panas mendatang. Ada beberapa pemain yang akan dijual dan mendatangkan pemain-pemain baru.

Edu Aguirre sendiri dikatakan dekat dengan orang yang berada dalam sekitar Cristiano Ronaldo. Dia juga adalah Jurnalis yang mengabarkan bahwa Zinedine Zidane akan kembali ke Los Blancos.

Belajar Dari Ronaldo, Moise Kean Siap Pecahkan Rekor

Taruhangoal.com – Striker muda Juventus, Moise Kean berhasil mencuri perhatian dunia berkat performa apiknya kala membantu timnas Italia tampil di ajang kualifikasi Euro 2020. Striker berusia 19 tahun tersebut mengaku dirinya sudah siap memecahkan rekor sebanyak mungkin seperti yang telah dilakukan oleh rekan sekaligus megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

Sebagaimana diketahui, nama Moise Kean memang berhasil mencuri perhatian setelah mencatatkan namanya sebagai pemain starter termuda sekaligus pencetak gol termuda untuk timnas Italia saat membantu Gli Azzurri meraih kemenangan 2-0 atas Finlandia, Minggu (24/03/2019) dinihari wib kemarin.

Keane berhasil mencatatkan namanya dipapan skor pada menit ke-74 yang juga sekaligus merupakan gol penutup bagi Italia dilaga tersebut. Striker berdarah Pantai Gading tersebut mengaku banyak belajar dari Cristiano Ronaldo di Juventus dan merasa senang bisa mendapatkan banyak ilmu dari sang megabintang dunia yang sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

“Saya merasa sangat senang karena bisa berlatih bersama Cristiano (Ronaldo). Saya menerima banyak ilmu darinya setiap hari. Saya selalu mencoba untuk meniru keuletan dan kerja keras dia ketika berlatih untuk menjadi lebih baik. Saat ini tugas saya adalah berusaha untuk terus mengembangkan permainan dilapangan dan ada banyak rekor yang sudah siap saya pecahkan lewat kemampuan saya.”kata Kean.

Di level klub, Kean juga sempat membuat sensai lewat aksinya bersama Juventus dengan mencetak dua gol untuk Bianconerri ketika mengalahkan Udinese dengan skor 4-1 pada lanjutan Serie A 2018/19, 03 Maret 2019 lalu. Kean berhasil membayar kepercayaan Massimilliano Allegri yang mengistirahatkan Ronaldo dilaga tersebut.

Hat-trick Ronaldo Tandaskan Atletico, Simeone Akui Kehebatan CR7

Taruhangoal.com – Atletico Madrid baru saja menelan pil pahit setelah tersingkirkan oleh Juventus pada ajang Liga Champions 2018/19 dengan skor 3-0 di Allianz Arena, Rabu (13/03/2019) dinihari wib tadi. Kekalahan Atletico tersebut tidak luput dari aksi memukau megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo yang mencatatkan hat-trick dilaga tersebut.

Melihat performa Ronaldo diatas lapangan, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone turut melontarkan pujian kepada mantan bintang Real Madrid tersebut karena CR7 sendiri yang mencetak ketiga gol kemenangan bagi Juventus. Dua gol dicetak ronaldo melalui sundulan didepan gawang (27′,48′) sedangkan satu gol lainnya dicetak melalui titik putih (86′).

Atletico pun harus pasrah tersingkir dari Liga Champions 2018/19 ini karena kalah agregat 3-2 dari Juventus. Melihat kehebatan Ronaldo pada pertandingan penentuan tersebut, Simeone sendiri mengaku tidak merasa terkejut dengan aksi CR7 karena dirinya sudah beberapa kali menghadapi Ronaldo yang memang disebutnya sebagai salah satu pemain yang paling menyulitkan bagi para pemain bertahan.

Hat-trick yang ditunjukkan oleh Ronaldo bahkan disebut oleh Simeone sebagai pembuktian yang ingin diperlihatkan oleh kapten timnas Portugal tersebut bahwa dirinya pantas disebut sebagai pemain terbaik didunia,”Saya tidak terkejut dengan aksi Ronaldo (hat-trick). Kami sudah sering menghadapinya dan dia benar-benar pemain yang sering menyulitkan pertahanan tim. Ronaldo sangat pantas menyandang status pemain terbaik didunia karena dia sudah menunjukkan kualitasnya diatas lapangan.”kata Simeone.

Juventus Siap Lepas Dybala Dengan Harga Rp 1,61 Triliun

Taruhangoal.com – Salah satu bintang Juventus, Paulo Dybala lagi-lagi masuk kedalam daftar transfer beberapa klub besar eropa. Terbaru bahkan ada tiga klub raksasa yang sudah melayangkan penawaran kepada klub raksasa asal Turin untuk menjual sang pemain pada bursa transfer musim dingin 2019, namun semua tawaran tersebut langsung ditolak oleh manajemen klub.

Kabar beredar mengatakan tigak klub raksasa eropa yang dimaksud adalah Manchester City, Bayern Munchen, dan Paris Saint-Germain. Kabarnya ketika klub tersebut telah melayangkan penawaran untuk mendapatkan jasa pemain timnas berkebangsaan Argentina tersebut. Namun semua tawaran tersebut langsung di tolak oleh manajemen Juventus dalam waktu yang sangat cepat.

Meski demikian, kubu Juventus sendiri sejatinya bukan tidak berniat menjual sang pemain yang belakangan sudah jarang mendapatkan kesempatan tampil karena kehadiran megabintang Cristiano Ronaldo yang didatangkan dari Real Madrid. Juventus sendiri diklaim baru bersedia melepas sang pemain jika ada penawaran masuk dengan harga sekitar 90 juta poundsterling (Rp 1,61 triliun).

Sepanjang kompetisi musim 2018/19 ini, Dybala hanya mendapatkan kesempatan 23 kali tampil dan mencetak tujuh gol di Serie A dan Liga Champions. Meski mulai jarang mendapatkan kesempatan bermain karena kalah bersaing dengan Ronaldo, Dybala sendiri dikabarkan masih merasa bahagia bersama Si Nyonya Tua meski dirinya juga tidak menutup kemungkinan bakal berganti seragam jika ada klub eropa yang mampu menarik hatinya.

Ini Alasan Sebenarnya Madrid Jual Ronaldo Ke Juventus

Taruhangoal.com – Kepindahan megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo ke Juventus pada musim panas tahun lalu masih terus menjadi salah satu perbincangan terhangat di jagat sepakbola terlebih kepindahan CR7 ke Italia turut mempengaruhi performa Los Blancos di kompetisi musim 2018/19 yang tergolong sangat menurun signifikan.

Banyak sekali isu yang mengatakan kepindahan Ronaldo ke Juventus disebabkan karena permintaan kenaikan gaji sang bintang yang tak mampu di turuti oleh manajemen klub hingga perseteruannya dengan presiden Real Madrid, Florentino Perez. Namun Sam Wallace yang merupakan jurnalis dari The Telegraph mengungkapkan kebenaran dari kepindahan kapten timnas Portugal tersebut ke Turin.

Wallace mengatakan Madrid sebenarnya terpaksa harus melepas Ronaldo karena jika tidak, klub akan mengalami kerugian yang sangat besar karena terancam aturan Financial Fair Play yang telah diterapkan oleh UEFA. Dengan menjual Ronaldo, Madrid sontak mendapatkan tambahan dana sebesar 100 juta euro (sekitar Rp 1,64 triliun) dan tak perlu lagi mengeluarkan dana sebesar 42 juta euro (sekitar Rp 707 miliar) pertahun untuk membayar gaji Ronaldo.

Andai kata manajemen Madrid mempertahankan Ronaldo, maka klub raksasa ibukota Spanyol tersebut tentu bakal mengalami kerugian sebesar 87 juta euro (sekitar Rp 1,43 triliun) sehingga klub terpaksa harus menjual sang pemain dan hanya mampu mendatangkan Mariano Diaz saja untuk menggantikan posisi Ronaldo mengingat saat itu klub tidak memiliki dana yang cukup lagi untuk mendatangkan pemain kelas dunia.