Barca akan Batal Datangkan Rashford

Setan Merah kelihatannya akan bisa lebih tenang mengenai masa depan Marcus Rashford. Pasalnya, Barcelona yang diisukan untuk merekrut penyerang diinformasikan telah membatalkan niatnya tersebut.

Nama Marcus Rashford yang timbul sebagai salah satu pemain yang diincar oleh Barcelona dalam beberapa pekan terakhir. Pemain dari jebolan Akademi Setan Merah tersebut diinformasikan diopsikan sebagai striker yang akan mengantikan posisi Luis Suarez dengan jangka panjang di Camp Nou.

Dugaan ini menjadi lebih kuat dikarenakan Marcus Rashford yang tidak ingin menandatangani kontrak baru di Old Trafford. Dia diinformasikan menunda proses negosiasi pada kontrak barunya dengan Manchester United yang kontraknya akan berakhir pada musim depan.

Seperti yang dilansir dari The Express, Barcelona sebenarnya ingin memanfaatkan kondisi itu. Akan tetapi mereka telah membatalkan niatnya untuk mendatangkan sang striker.

Dari kabar tersebut menyatakan bahwa penyebab batalnya Barcelona untuk mendapatkan Marcus Rashford dikarenakan dari pihak Setan Merah yang memberi kesulitan pada proses transfer pemain tersebut.

Marcus Rashford adalah salah satu pemain yang sangat berharga bagi mereka. Mereka memprediksi bahwa sang pemain penyerang akan menjadi harapan pada beberapa musim ke depannya.

Dengan begitu mereka berusaha semampunya untuk mencegah Marcus Rashford agar tidak pergi ke Barcelona.

Usaha yang diterapkan oleh Manchester United adalah mematokkan harga yang mahal untuk sang striker. Untuk hal tersebut membuat niat Barcelona batal untuk mendatangkan Marcus Rashford.

Kabarnya Manchester United mematok harga hingga 150 juta Poundsterling jika Barcelona ingin mendapatkan sang penyerang muda itu. Dengan begitu Barca menilai bahwa harga tersebut terlalu tinggi untuk pemain setara Marcus Rashford. Sehingga mereka memilih untuk batalkan niat mereka.

Performa Lukaku Di Hujat, Solskjaer Pasang Badan

Taruhangoal.com – Manchester United baru saja mendapatkan hasil buruk setelah dikalahkan oleh Barcelona dengan skor 1-0 pada leg pertama babak perempatfinal Liga Champions 2018/19, Kamis (11/04/2019) dinihari wib kemarin. Kekalahan tersebut ternyata membuat salah satu pemain United, Romelu Lukaku kembali mendapat hujatan terkait performanya di lapangan.

Pada laga tersebut, Manchester United yang tampil sebagai tuan rumah memang memasang Lukaku sebagai ujung tombak. Meski demikian, Barcelona yang datang sebagai tamu mampu melancarkan sejumlah serangan berbahaya di daerah pertahanan United. Satu-satunya gol Barcelona sejatinya merupakan gol bunuh diri Luke Shaw pada menit ke-12, Namun performa Lukaku dilaga tersebut yang paling dikritik.

Para pengamat menilai jika Lukaku yang dipercaya sebagai ujung tombak tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menaklukan pertahanan Barcelona sehingga timnya harus menelan kekalahan. Ketidakmampuan Lukaku dalam mengobrak-abrik pertahanan Barcelona lantas membuatnya ditarik keluar dan digantikan oleh Anthony Martial yang terlihat lebih mampu memberikan tekanan.

Melihat hal tersebut, pelatih Manchester united, Ole Gunnar Solskjaer memberikan pendapat berbeda dengan apa yang dikatakan oleh para pengamat soal performa Lukaku dilapangan. Menurut Solskjaer, Lukaku sudah bermain dengan baik sepanjang pertandingan,”Saya melihat Lukaku sudah tampil dengan baik sepanjang pertandingan dan dia memberikan banyak sekali ancaman fisik terhadap para pemain Barcelona untuk mencari celah bagi kami.”kata Solskjaer.

Lebih lanjut Solskjaer menilai kekalahan ini disebabkan oleh timnya yang sejak awal telah melakukan kesalahan karena bermain dengan ceroboh hingga tak mampu mencetak gol,”Saya pikir kegagalan kami meraih kemenangan saat menghadapi Barcelona bukanlah kesalahan seorang pemain. Ini murni kesalahan kami karena kami bermain dengan ceroboh sejak awal pertandingan sehingga kami tidak mampu mencetak gol dan malah kecolongan.”lanjutnya.

Real Madrid Semakin Hancur Di Pertandingan El-Classico

Real Madrid yang saat ini menempati peringkat 3 besar dalam La Liga 2018/19 menjamu sang rival abadinya yang saat ini berada di peringkat pertama klasemen sementara di La Liga 2018/19. Pertandingan yang di adakan di kandang dari Real Madrid, Santiago Bernabeu yang merupakan laga lanjutan pekan ke -26 La Liga. Dalam pertandingan tersebut Real Madrid kalah 1 gol dari Barcelona.

Dalam pertandingan tersebut Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid lewat gol tunggal dalam pertandingan tersebut. Gol yang di hasilkan oleh Barcelona  di hasilkan dari tendangan jarak jauh dari luar kotak pinalti oleh Ivan Rakitic yang mendapatkan bola umpan dari Dembele pada babak pertama.

Dengan hasil yang di menangkan oleh Barcelona kembali, berarti Real Madrid sudah kalah sebanyak 6 kali berturut dalam laga El-Clasico dan hal ini tentunya membuat Real Madrid kehilangan banyak fans dan di ejek oleh berbagai media. Selain malu yang di derita oleh Real Madrid mereka juga mesti kehilangan 3 poin di La Liga serta tertinggal 12 poin dari Barcelona yang saat ini berada di posisi pertama klasemen sementara.

Tengah pekan nanti Real Madrid akan menjamu Ajax Amsterdam pada pertandingan lanjutan Leg Kedua di babak 16 besar Liga Champions Eropa. Di Leg pertama Real Madrid berhasil menang tipis dari Ajax Amsterdam dan pada pertandingan kali ini di pastikan Ajax akan memberikan semua kemampuan terbaiknya guna masuk ke babak 8 besar.

Perpanjangan Kontrak Ernesto Valverde Di Berikan Lebih Awal

Kontrak perpanjangan terbaru di berikan kepada pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, merasa bahwa Barcelona sangat menghormati sumbangsinya Valverde mengaku setelah ia menerima kontrak perpanjangan tersebut tanggung jawabnya akan semakin besar untuk memberikan kontribusi kepada Barcelona, Namun hal tersebut bukanlah masalah bagi seorang Ernesto Valverde, ia berjanji akan semakin siap menerima beban tersebut dan akan memberikan beberapa piala kepada Barcelona.

Saat pertama kali menginjakkan kaki sebagai pelatih Barcelona di tahun 2017 lalu, Ernesto Valverde di berikan kontrak yang berdurasi 2 tahun, Sebenarnya masa kontrak Ernesto Valverde akan berakhir pada musim mendatang tetapi di karenakan Barcelona menganggap bahwa Ernesto Valverde memang sudah pas dengan para pemain Barcelona maka mereka memberikan tambahan kontrak perpanjangan untuk dirinya selama 1 tahun kedepan, jadi kontrak akan di perpanjang sampai musim 2020/2021 mendatang.

Ernesto Valverde mengatakan bahwa dirinya sudah siap untuk tugas tersebut dan akan memberikan kontribusi terbaiknya selama 2 musim kedepan. Dengan bertambahnya masa abdinya maka tekanan dari pihak Barcelona akan semakin besar dan tentunya itu bukanlah hal yang mudah tetapi itulah kewajiban dari seorang manager di dalam sepak bola.

Ernesto Valverde mengungkapkan bahwa dirinya telah paham dengan betul bagaimana sikap para petinggi di Barcelona sehingga perpanjangan kontrak ini tentunya akan menuntut dirinya untuk bisa mendapatkan lebih banyak trofi bagi Barcelona kembali, dan ia sudah siap dengan beban tersebut di pundaknya.